Iklan

REDAKSI
22 Juli, 2022, Juli 22, 2022 WIB
Last Updated 2022-08-30T14:31:27Z
Hukum

Ketua DPRD Deli Serdang Desak Polisi Tangkap Pelaku Pembakaran Rumah Kades Sembahe

Foto : google/indokomnewstv.com

Deli Serdang | indokomnewstv.com Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Deli Serdang, Zakky Shahri, S.H, mendesak Polisi segera mengungkap kasus teror terhadap keluarga Kepala Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit Deli Serdang Sumbulta Tarigan. 

Hal itu dikatakan Zakky Shahri kepada wartawan, Jumat (22/7/2022) sekira pukul 12.00 WIB, menanggapi adanya aksi teror yang dialami Kades Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Sumbulta Tarigan hingga meyebabkan rumah Kades terbakar akibat di molotov.

"Selaku wakil rakyat Kabupaten Deliserdang, saya mendesak kepada aparat penegak hukum terkhusus Polsek Pancurbatu dan Polrestabes Medan supaya segera menangkap pelaku dan juga dalang pembakaran rumah Kades Sembahe " Kata Zakky Shahri.

Ketua wakil rakyat Kabupaten Deli serdang itu juga mengaku mendapat informasi terkait sepeda motor yang digunakan oleh pelaku tertinggal di TKP,  dengan begitu tidak ada lagi alasan pihak Kepolisian tidak berhasil dalam melakukan pengungkapan. 

"Kades itu juga termasuk pemerintah, bahkan dia pemegang kekuasan tertinggi didesa. Dan Kades juga merupakan mitra pihak Kepolisian dan TNI, yang disebut Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang diturunkan kedesa guna membantu Kades dalam menjalankan roda pemerintahan desa. Karna itu, Polisi dan TNI harus bekerjasama dalam mengungkap kasus tersebut" Pinta Zakky. 

Lebih lanjut dijelaskanya,Kades itu memiliki banyak masyarakat. Dan apabila kasus teror yang dialami Kades tersebut tidak terungkap bagaimana nasib dan perasaan masyarakatnya ? Karna itu selaku wakil rakyat di Kabupaten Deli Serdang, saya minta sekali lagi kepada pihak Kepolisian ' Tangkap Pelaku dan Dalang Teror tersebut, tegas Zakky.

Diberitakan sebelumnya, rumah milik Kepala desa Sembahe, Sumbulta Tarigan dibakar oleh orang tidak dikenal diduga dengan menggunakan molotov, Senin 11 Juli 2022 sekira pukul 06.00 WIB. Meski tidak ada korban jiwa namun total kerugian materil diperkirakan mencapai tiga juta rupiah. 

Sehari setelah peristiwa, Kepala desa Sembahe Sumbulta Tarigan akhirnya melaporkan kejadian itu  ke Polsek Pancurbatu dengan STTLP nomor:  215/ VII/ 2022 /RESTABESMEDAN/SEK/PC.BATU tertanggal 12 Juli 2022.

Sedangkan Kapolsek Pancurbatu Kompol Erianto Ginting,S.Sos yang dikonfirmasi oleh wartawan mengaku pihaknya akan segera melaksanakan gelar perkara, dan juga menjelaskan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh tim unit reskrim sudah mengarah ke tersangka."Sudah ada yang mengarah ke tersangka",Ujar Erianto.**(Red)