Iklan

REDAKSI
24 November, 2021, November 24, 2021 WIB
Last Updated 2021-11-24T12:44:09Z
Daerah

Edy Rahmayadi : Penyuluh Harus Inovatif dan Kreatif Kembangkan Pertanian Sumut

FOTO : Gubernur Sumut Edy Rahmayadi membuka Rapat Evaluasi Kegiatan Penyuluhan Pertanian di Sudirman Ballroom Hotel Le Polonia, Jalan Jenderal Sudirman Medan, Rabu (24/11)

MEDAN INDOKOMNEESTV.COM Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta penyuluh pertanian inovatif dan memiliki jiwa kreatif untuk mengubah perilaku petani untuk meningkatkan produksinya, sehingga membantu perekonomian keluarga. 

Karena tanpa inovasi dan kreativitas, pertanian di daerah ini sulit berkembang. "Inovasi di bidang pertanian diperlukan, agar Indonesia khususnya Sumut dapat meningkatkan perekonomian di sektor hortikultura," kata Gubernur Edy Rahmayadi dalam rapat evaluasi Kegiatan Penyuluhan Pertanian se-Sumatera Utara di Ballroom Hotel Sudirman Le Polonia, Jalan Jendral . Sudirman Medan, Rabu (24/24). 11)

Pemanfaatan teknologi dan rekayasa genetika, menurut Gubernur, sangat membantu keberhasilan sektor pertanian. Selain itu sistem organik juga dapat ditingkatkan oleh petani, hal ini penting untuk membantu menjaga kesuburan tanah pertanian, dengan mengurangi penggunaan pupuk kimia.

“Ini salah satu tugas penyuluh pertanian, membantu petani yang masih mengandalkan pola pertanian tradisional,” jelas Edy Rahmayadi.

Belanda datang ke Indonesia selama ratusan tahun karena tanah yang subur dan rempah-rempah terbaik. Rempah-rempah terbaik ada di Indonesia, posisi Indonesia yang berada di garis khatulistiwa menjadi daya tarik bagi negara lain."Ini modal untuk memajukan pertanian kita dengan dukungan inovasi,” tulisnya.

Ia juga mengatakan, percepatan pembangunan Bendungan Lau Simeme diharapkan mampu mendukung produksi pertanian yang berkelanjutan. “Pembangunan ini tidak hanya membutuhkan dukungan pemerintah, tetapi masyarakat juga turut ambil bagian,” jelasnya.

Edy juga mengapresiasi pertemuan tersebut dan diharapkan dapat memberikan informasi dan pengetahuan yang nantinya dapat diterapkan kepada para petani di kabupaten/kota di Sumut, menuju pertanian modern dan maju.

Sementara itu, Ketua Komisi Penyuluhan Sumut, Prof Darma Bakti Nasution sebagai nara sumber mengatakan, peran penyuluh akan sangat menentukan peningkatan produksi dan kesejahteraan petani serta transformasi ilmu pengetahuan untuk teknologi- pembangunan pertanian berbasis . .**(Irwan Ginting)